Header Ads Widget


Banyak orang bertanya, apakah buah yang disimpan dalam lemari es bisa mengurangi kualitasnya? Jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak. 

Secara ilmiah, penyimpanan buah di suhu rendah memang dapat memperlambat proses pembusukan, tetapi pada jenis buah tertentu justru bisa menurunkan kualitas rasa, tekstur, bahkan kandungan nutrisinya.

Secara fisiologis, buah tetap “hidup” setelah dipanen. Ia masih mengalami respirasi (proses pernapasan sel) dan pematangan. 

Lemari es dengan suhu rata-rata 4–10°C bekerja dengan memperlambat laju respirasi tersebut. 

Artinya, pertumbuhan mikroorganisme dan proses pembusukan menjadi lebih lambat. Inilah sebabnya apel, anggur, dan stroberi cenderung lebih awet jika disimpan di kulkas.

Namun, tidak semua buah cocok disimpan dalam suhu rendah. Buah tropis seperti pisang, mangga, pepaya, dan nanas sensitif terhadap suhu dingin. 

Dalam ilmu pascapanen dikenal istilah chilling injury, yaitu kerusakan fisiologis akibat suhu rendah pada buah yang tidak tahan dingin. 

Gejalanya bisa berupa kulit menghitam, tekstur menjadi lembek, rasa hambar, hingga aroma berkurang. 

Pisang yang dimasukkan ke kulkas, misalnya, sering terlihat kulitnya menghitam walau dagingnya belum tentu busuk.

Selain itu, suhu dingin juga dapat memengaruhi senyawa volatil—komponen yang bertanggung jawab atas aroma dan rasa khas buah. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan terlalu lama dalam lemari es dapat menurunkan intensitas rasa manis atau aroma segar pada buah tertentu, terutama jika disimpan sebelum matang sempurna.

Lalu bagaimana cara menyimpan buah yang benar?

Tips Menyimpan Buah agar Tetap Segar dan Berkualitas:

1. Kenali jenis buahnya.

Simpan apel, pir, anggur, stroberi, dan blueberry di kulkas. Hindari menyimpan pisang, mangga, pepaya, dan alpukat mentah di kulkas.


2. Simpan buah tropis di suhu ruang hingga matang.

Setelah matang, barulah beberapa jenis seperti mangga atau alpukat boleh dimasukkan ke kulkas untuk memperlambat pembusukan.


3. Jangan mencuci sebelum disimpan.

Kelembapan berlebih mempercepat pertumbuhan jamur. Cuci buah tepat sebelum dikonsumsi.


4. Gunakan wadah berlubang atau laci khusus buah.

Laci buah di kulkas dirancang dengan kelembapan terkontrol agar buah tidak cepat layu.

5. Pisahkan buah penghasil etilen.
Pisang dan apel menghasilkan gas etilen yang mempercepat pematangan buah lain.

Menyimpan buah di lemari es tidak selalu mengurangi kualitasnya, tetapi harus disesuaikan dengan karakter masing-masing buah. Penyimpanan yang tepat bukan hanya menjaga kesegaran, tetapi juga mempertahankan nilai gizi, rasa, dan tekstur buah secara optimal.

Post a Comment

Kasih koment di sini bro, met nikmatin isi blognya ya, keep safety