Demi Paman
Lubang Anus Berdarah dan Sakit Berminggu-Minggu Setelah Anal Seks, Apa yang Terjadi?
Perdarahan dan nyeri pada anus setelah anal seks dapat terjadi akibat luka pada jaringan anus. Namun, jika keluhan berlangsung selama berminggu-minggu, kondisi tersebut tidak sebaiknya dianggap sebagai iritasi biasa. Diperlukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebabnya.
Berikut beberapa kemungkinan yang perlu dipahami.
1. Fisura ani
Fisura ani adalah robekan kecil pada lapisan anus. Penetrasi anal dapat menyebabkan jaringan anus mengalami luka, terutama jika terjadi gesekan kuat atau lubrikasi tidak mencukupi.
Gejalanya dapat berupa nyeri tajam saat buang air besar, rasa perih setelah BAB, serta darah merah segar pada tisu atau permukaan tinja. Fisura yang tidak sembuh dapat menjadi kronis dan menimbulkan keluhan berulang.
2. Wasir atau hemoroid
Tekanan dan gesekan pada daerah anus juga dapat memperburuk hemoroid. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan berwarna merah terang, rasa nyeri, gatal, atau benjolan di sekitar anus.
Meski demikian, tidak semua perdarahan anus disebabkan oleh wasir. Pemeriksaan tetap diperlukan jika perdarahan terus berulang.
3. Luka atau peradangan pada rektum
Cedera akibat penetrasi dapat menimbulkan luka pada jaringan yang lebih dalam. Selain nyeri dan darah, peradangan pada rektum dapat menyebabkan rasa ingin BAB terus-menerus, lendir, atau keluarnya cairan dari anus.
Kondisi tersebut dapat membutuhkan pengobatan khusus sesuai penyebabnya.
4. Infeksi menular seksual
Nyeri, perdarahan, luka, cairan, atau peradangan pada anus juga dapat berkaitan dengan infeksi menular seksual seperti gonore, klamidia, herpes, atau sifilis. Pada sebagian kasus, infeksi rektum dapat terjadi tanpa gejala yang sangat jelas.
Karena itu, seseorang yang mengalami keluhan setelah hubungan seksual berisiko sebaiknya mempertimbangkan pemeriksaan IMS.
5. Mengapa harus diperiksa jika berlangsung berminggu-minggu?
Luka ringan umumnya akan mengalami proses penyembuhan. Apabila anus tetap berdarah dan sakit selama berminggu-minggu, terdapat kemungkinan luka tidak sembuh, mengalami infeksi, atau terdapat kondisi lain yang memerlukan penanganan.
Dokter dapat melakukan pemeriksaan area anus dan, bila diperlukan, pemeriksaan rektum serta tes laboratorium untuk mencari penyebabnya.
6. Apa yang sebaiknya dilakukan?
Hentikan sementara aktivitas anal yang menimbulkan nyeri atau perdarahan. Hindari memasukkan benda ke dalam anus sampai jaringan benar-benar pulih dan penyebab keluhan diketahui.
Jaga agar tinja tetap lunak dengan cukup minum dan konsumsi serat. Jangan menggunakan obat atau salep anus secara sembarangan karena pengobatan bergantung pada penyebabnya.
Segera mencari pertolongan medis apabila perdarahan banyak, nyeri semakin berat, muncul demam, keluar nanah, pusing atau lemas, atau terdapat benjolan yang sangat nyeri.
Perdarahan dan nyeri anus yang menetap selama berminggu-minggu setelah anal seks bukan kondisi yang sebaiknya dibiarkan. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk membedakan antara fisura, hemoroid, cedera jaringan, maupun infeksi menular seksual.